Home » » Metode Pembelajaran Terbimbing

Metode Pembelajaran Terbimbing


Dalam pembelajaran menulis di Sekolah Dasar, pemberian bimbingan merupakan salah satu tugas guru. Bentuk bimbingan yang diberikan dalam pembelajaran mengarang bahasa Indonesia diharapkan dapat memotivasi siswa untuk menulis. Dalam metode pembelajaran terbimbing siswa dibimbing dan guru mengikuti perkembangan kemajuan siswa dengan memberikan arahan pada kesulitan yang dialami siswa hingga siswa benar-benar mampu pada materi yang diberikan.

Sukardi (2002: 46) mengatakan bahwa layanan bimbingan belajar merupakan layanan bimbingan yang memungkinkan peserta didik mengembangkan diri berkenaan dengan sikap dan kebiasaan belajar yang baik, materi belajar yang cocok dengan kecepatan dan kesulitan belajarnya, serta berbagai aspek tujuan dan kegiatan belajar lainnya, sesuai dengan perkembangan ilmu, teknologi, dan kesenian.

Bentuk bimbingan yang diberikan terhadap siswa dalam Pembelajaran Menulis Cerita (PMC) yang didasarkan pada metode pembelajaran terbimbing adalah menyediakan bentuk pembelajaran dengan tujuan meningkatkan pemahaman tentang Struktur Cerita (SC) dan mengembangkan keterampilan siswa menerapkan hasil pemahamannya dalam menulis cerita. Garis besar program pengajaran dilakukan secara integratif melalui tahapan proses menulis.

Kegiatan belajar mengajar menulis cerita yang dilaksanakan dengan menggunakan metode pembelajaran terbimbing dilakukan dengan urutan kegiatan sebagai berikut:
1. Tanya jawab untuk mengetahui latar belakang pengetahuan siswa berkaitan dengan struktur elemen cerita.
2. Menjelaskan cara penggunaan media chart (panduan) serta pembuatan cluster (pengelompokan).
3. Memahamkan struktur elemen cerita dan penggarapannya melalui kegiatan membaca model cerita.
4. Menelaah struktur elemen cerita yang diilustrasikan dalam cerita melalui kegiatan membaca model cerita dan diskusi, dan melaporkannya melalui kegiatan mengisi chart (panduan) dan kegiatan sharing.
5. Melaporkan hasil pemahaman siswa tentang struktur elemen model cerita yang telah dibaca melalui kegiatan mendisi chart (panduan) dan kegiatan sharing
6. Menulis cerita dengan mengaplikasikan pemahaman tentang struktur cerita dan penggarapannya yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya. (Rusiati, 2008: 14).

Daftar Rujukan Klik DI SINI

Dipublikasikan Oleh:
M. Asrori Ardiansyah, M.Pd
Pendidik di Malang


Sumber: www.kabar-pendidikan.blogspot.com, www.kmp-malang.com www.arminaperdana.blogspot.com

Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel baru yang terbit di Blog Kabar Pendidikan

0 Komentar:

 
Support : Majalah Pendidikan | INSPIRE Consulting | Gudang Makalah | Grosir Laptop
Copyright © 2011. Majalah Pendidikan - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger