Home » » Prinsip Keterlibatan Masyarakat di Sekolah

Prinsip Keterlibatan Masyarakat di Sekolah


Pada hakekatnya, masyarakat itu mau membantu suatu lembaga pendidikan bilamana lembaga pendidikan tersebut dapat dan mampu menampakkan performannya dengan baik, keunggulannya, eksistensinya serta keberhasilannya secara menyeluruh. Karenanya satuan pendidikan perlu dan bahkan harus mengaplikasikan prinsip-prinsip kelembagaannya dengan sempurna.

Dalam hal ini Maisyaroh mengemukan beberapa prinsip meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pendidikan agar mencapai mutu pendidikan yang efektif, yaitu:
a). Fleksibilitas. Perkembangan kebijakan pendidikan yang sering berubah-rubah, yang menjadi istilah paradigma baru perlu diperhatikan dengan baik oleh satuan pendidikan, sehingga dituntut adanya kelenturan dan adaptasi program satuan pendidikan yang dirancang secara kontinyu terhadap paradigma tersebut, dan itu terjadi pada masyarakat secara umum.

b). Relevansi. Peran dan fungsi lembaga pendidikan perlu ditetapkan sesuai dengan kondisi masyarakat sekitar yang menjadi latar belakang peserta didik, mau tidak mau lembaga pendidikan harus memperhatikan hal tersebut dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan yang diinginkan. Cocok tidaknya layanan pendidikan tergantung kepada masyarakat sekitar lembaga dan yang menggunakan layanan tersebut.

c). Partisipasi. Lewat program hubungan lembaga pendidikan dan masyarakat, maka lembaga pendidikan harus merencanakan dan membuat program dengan masyarakat serta mengembangkannya guna memperluas dan memperbaiki serta mamadukan pengalaman, kebutuhan dan harapan setiap pihak dengan baik dan efektif.

d). Komprehensi. Lembaga pendidikan tidak hanya menjalin hubungannya dengan masyarakat sekitar, namun lebih dari itu hubungannya (relations) harus pula diperluas dengan masyarakat secara universal baik dengan masyarakat pada kelompok dunia usaha, politik, sosial dan semacamnya yang sifatnya saling menguntungkan.
e). Melembaga. Bahwa layanan pendidikan yang efektif adalah dalam format organisasi, karena manajemen organisasi lembaga pendidikan perlu dibenahi dengan baik relevan dengan kebutuhan dan perkembangan manajemen organisasi yang ada, namun tidak meninggalkan hal lama yang sudah baik dan efektif.

Berkaitan dengan sekolah, maka prinsip-prinsip yang harus diperhatikan sebagai berikut:
a). Prinsip otoritas. Kepala sekolah memiliki peran utama dan tanggungjawab dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi seluruh program.
b). Prinsip kesederhanaan. Program-program hubungan sekolah dengan masyarakat disusun dan harus dilaksanakan dengan sederhana, jelas dan realistis sesuai dengan kondisi masyarakat, jangan berlebihan.
c). Prinsip kejujuran. Kejujuran merupakan unsur terpenting dan bahkan wajib diterapkan dalam keorganisasian, sekali terdapat informasi yang tidak benar kepada masyarakat maka loyalitas masyarakat akan menurun draktis dan bahkan hilang sama sekali.
d). Prinsip ketepatan. Segala sesuatu yang akan disampaikan pihak sekolah kepada masyarakat harus memperhatikan ketepatannya, baik isi, waktu, tempat serta tujuan akan dicapainya.



Dipublikasikan Oleh:
M. Asrori Ardiansyah, M.Pd
Pendidik di Malang


Sumber:
www.kabar-pendidikan.blogspot.com, www.kmp-malang.com
www.arminaperdana.blogspot.com
, http://grosirlaptop.blogspot.com

Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel baru yang terbit di Blog Kabar Pendidikan

0 Komentar:

 
Support : Majalah Pendidikan | INSPIRE Consulting | Gudang Makalah | Grosir Laptop
Copyright © 2011. Majalah Pendidikan - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger