Home » » Profil Sekolah: MTs Surya Buana Malang

Profil Sekolah: MTs Surya Buana Malang


Sejarah Singkat MTs Surya Buana Malang

Madrasah merupakan bagian dari kekayaan pendidikan di Indonesia. Hal itu tidak bisa dipungkiri karena menurut data Departemen Agama 2007 jumlah secara keseluruhan mencapai 40.258 madrasah. Dengan rincian; Madrasah Ibtidaiyah (MI) mencapai 23.517 lembaga, 93 % diantaranya swasta. Madrasah Tsanawiyah (MTs) mencapai 12.054 lembaga, 90% diantaranya swasta. Madrasah Aliyah (MA) mencapai 4.687 lembaga, 86% diantaranya swasta. Dari angka-angka ini dapat diinterpretasikan bahwa eksistensi madrasah di Indonesia sangatlah menentukan merah-putihnya pendidikan di Indonesia. Sedangkan di wilayah Malang jumlah madrasah menurut catatan Departemen Agama 2009 mencapai 72 lembaga. Dengan rincian; Madrasah Ibtidaiyah (MI) mencapai 46 lembaga, Madrasah Tsanawiyah (MTs) mencapai 22 lembaga dan Madrasah Aliyah (MA) mencapai 24 lembaga.

Citra pendidikan Islam sering diidentikkan dengan sekolah yang tidak maju, tertinggal, dan tidak modern. Terdapat banyak faktor yang melatarbelakangi mengapa sebutan tersebut seakan identik dan senantiasa melekat pada pendidikan Islam. Sebutan sebagai sekolah yang tertinggal dan tidak modern bukan tanpa alasan, akan tetapi mungkin banyaknya kenyataan di lapangan yang mengakibatkan penilaian tersebut seakan-akan menjadi citra yang senantiasa melekat pada pendidikan Islam pada umumnya.

Namun bila kita cermati, stereotip tersebut mungkin tidaklah berlebihan, walaupun sesungguhnya masih terdapat sekolah Islam yang layak, bahkan mungkin telah menuju proses kemodernan, meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak. Sehingga penilaian bahwa sekolah Islam adalah identik dengan sekolah tertinggal tersebut tidak selamanya dapat dibenarkan.

Adalah Madrasah Tsanawiyah Surya Buana yang terletak di Jalan Gajayana IV/631 Malang. Sekolah Islam yang satu ini nampaknya telah mencoba menuju kemodernan, karena terdapat beberapa aspek yang dapat dikatakan sebagai lembaga yang menuju kemodernan dalam pendidikan. Para pendiri MTs Surya Buana sepakat berkomitmen untuk berusaha memberikan pendidikan bagi generasi muda, tidak hanya mendidik jasmani dan rohaninya dengan keilmuan, tapi juga dilengkapi dengan akhlak yang mulia sebagai khalifah di bumi ini.

Mereka mendirikan madrasah sebagai sekolah Islam swasta yang siap bersaing dengan sekolah-sekolah negeri maupun swasta setingkat yang telah ada baik tingkat kota maupun tingkat nasional. Adapun para pendiri dan perintis MTs Surya Buana antara lain:
1. dr. Elvin Fajrul Jaya Saputra selaku ketua yayasan.
2. Dra. Hj. Sri Istuti Mamik, M.Ag. yang menjabat sebagai supervisor yayasan.
3. Drs. Abdul Djalil Zuhri, M.Ag. sebagai kepala madrasah tsanawiyah.
4. Dr. Subanji, M. Si. yang menjabat sebagai sekretaris yayasan.

Keempat pendiri tersebut merupakan orang-orang yang memiliki komitmen tinggi dan keikhlasan serta istiqomah dalam mengemban amanah sehingga MTs Surya Buana tetap eksis sampai sekarang dengan segala kekurangan dan kelebihannya.

Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, pendidikan yang dibutuhkan sudah barang tentu sejalan dengan perkembangan iptek. Baik dari segi metode, pendekatan, dan segala hal yang berhubungan dengan proses pengembangan pendidikan di setiap tingkat tertentu. Dengan harapan, secepat mungkin peserta didik dapat betul-betul menggali kemampuannya dalam menyongsong masa depan. Hal ini merupakan alasan para pendiri MTs Surya Buana untuk tetap berkomitmen dalam lembaga tersebut.

Secara historis, MTs Surya Buana Malang ini didirikan pada 10 Juni tahun 1999. Sesuai dengan piagam pendirian madrasah swasta dengan nomor: Wm. 06.03/PP.03.2/2306/SKP/2002, yang sebelumnya diawali dengan pendirian Yayasan Bahana Cita Persada yang didirikan pada 5 Maret 1996. Yayasan ini bermula dari sebuah tempat kegiatan bimbingan belajar (bimbel) khusus untuk siswa siswi MTs I Malang yang hendak menghadapi UAN (Ujian Akhir Nasional). Banyak diantara siswa siswi yang bermalam di tempat bimbel tersebut karena rumah mereka yang jauh berada di luar kota. Mereka tinggal di asrama yang oleh pendirinya biasa dikenal dengan “Pondok Ebtanas”, yakni pada tahun 1995 dimana pada saat itu saya baru satu tahun menjadi Kepala MTsN I Malang.

Salah satu alasan para pendiri ikut serta dalam mengelola lembaga tersebut adalah keinginan lahirnya lembaga pendidikan khususnya madrasah yang dikelola secara modern. Abdul Djalil adalah salah satu perintis dan pengembang lembaga pendidikan Surya Buana yang mulai aktif secara penuh memimpin di Surya Buana mulai tahun 2005 (4 tahun), yaitu setelah purna tugas di sekolah negeri. Sebelumnya kepemimpinan di Surya Buana dirangkap dengan pengelolaan MTsN I Malang dan MAN III Malang.

Profil MTs Surya Buana Malang
1. Visi, Misi dan Tujuan
Visi MTs Surya Buana adalah unggul dalam prestasi, terdepan dalam inovasi, dan maju dalam kreasi.
Misi MTs Surya Buana adalah sebagai berikut:
a. Membentuk perilaku berprestasi pada siswa
b. Membentuk pola pikir yang kritis dan kreatif pada siswa
c. Mengembangkan pola pengajaran yang inovatif
d. Mengembangkan kreativitas siswa
e. Menumbuhkan penghayatan agama untuk membentuk siswa yang berakhlak mulia
f. Mengembangkan tradisi berpikir yang ilmiah didasari oleh kemantapan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai agama Islam
g. Menumbuhkembangkan sikap disiplin dan bertanggungjawab dalam masyarakat.

Tujuan pendidikan di MTs Surya Buana adalah meletakkan dasar kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Maka tujuan MTs Surya Buana adalah:
a. Memperoleh nilai EBTANAS/UAN yang baik
b. Membentuk siswa menjadi cendikiawan muslim yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan berakhlak mulia
c. Membentuk pola pengajaran yang dapat mengaktifkan dan melibatkan siswa secara maksimal
d. Membentuk kegiatan yang dapat membangun kreativitas individu siswa
e. Membentuk lingkungan Islami yang kondusif bagi siswa
f. Membangun kompetisi berilmu, beramal, dan berpikir ilmiah
g. Membentuk lingkungan Islami berwawasan ilmiah

2. Status
a) Terakreditasi A (Amat Baik) dengan nilai akreditasi 92,10 tertanggal 5 Januari 2009
b) Mendapatkan nilai terbaik antar MTs di Kota Malang tahun 2009.



Dipublikasikan Oleh:

M. Asrori Ardiansyah, M.Pd
Pendidik di Malang


Sumber:
www.kabar-pendidikan.blogspot.com, www.kmp-malang.com
www.arminaperdana.blogspot.com
, http://grosirlaptop.blogspot.com

Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel baru yang terbit di Blog Kabar Pendidikan

0 Komentar:

 
Support : Majalah Pendidikan | INSPIRE Consulting | Gudang Makalah | Grosir Laptop
Copyright © 2011. Majalah Pendidikan - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger