Home » » Kuliah dan Beasiswa di Jerman

Kuliah dan Beasiswa di Jerman

Mahasiswa Indonesia yang kuliah di Jerman biasanya biaya sendiri. Selain kuliah, tidak sedikit dari mereka juga mencari pekerjaan sampingan. Banyak pekerjaan yang ditawarkan kepada mahasiswa terutama untuk liburan musim panas.

Belajar di negeri orang merupakan salah satu impian orang Indonesia. Tak terkecuali belajar di Jerman. Negara der Panzer ini memiliki kemajuan teknologi dalam bidang kedokteran, teknik, serta sosial. Selain menawarkan pendidikan berkualitas, Jerman juga menawarkan pendidikan dengan biaya relatif lebih murah dibandingkan dengan Amerika Serikat, Inggris, dan Australia.

Setiap orang Indonesia yang ingin belajar di Jerman harus melewati beberapa tahapan seperti menguasai bahasa Jerman dan lulus Studentkolleg. Tahap-tahap ini berlaku untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan program sarjana (S1)-nya di Jerman setelah SMA. Studentkolleg adalah sekolah penyetaraan untuk mahasiswa asing yang ingin melanjutkan ke universitas.

Studentkolleg terdiri dari beberapa jenis sesuai dengan jurusan yang akan diambil saat kuliah nanti, yaitu : M-Kurs (jurusan kedokteran), T-Kurs (jurusan teknik), W-Kurs (jurusan ekonomi), dan G-Kurs (jurusan sosial dan komunikasi). Syarat-syarat untuk masuk Studentkolleg antara lain: ijazah SMA yang sudah dilegalisir dan diterjemahkan dalam bahasa Jerman, bisa berbahasa Jerman minimal setara dengan level B1. Level ini dapat kita raih dengan mengikuti les bahasa Jerman sekitar 480 jam. Selain itu kita juga harus mengikuti ujian masuk.

Di Studentkolleg mahasiswa biasanya belajar hal yang mendasar untuk kuliah, seperti matematika, fisika, informatika biologi, kimia, dan tambahan bahasa Jerman. Tapi tidak semua jurusan itu memperoleh pelajaran sama, contohnya untuk T-Kurs tidak belajar ekonomi. Begitu juga sebaliknya untuk W-Kurs tidak belajar fisika atau kimia.

Setelah mengikuti Studentkolleg selama kurang lebih 1 tahun, baru kita bisa mendaftar ke perguruan tinggi. Pendaftaran ke perguruan tinggi dilakukan dengan dua cara yaitu melewati lembaga yang mengurus universitas-universitas di Jerman atau daftar langsung ke universitasnya secara online. Syarat-syarat untuk mendaftar ke perguruan tinggi yaitu ijazah Studentkolleg (Zeugnis) yang sudah dilegalisir, ijazah SMA yang sudah dilegalisir dan diterjemahkan dalam bahasa Jerman, curriculue vitae, fotokopi izin tinggal (visa studi), dan fotokopi paspor.

Sebelum memasuki universitas di Jerman kita harus mengetahui jenis-jenis perguruan tingginya. Di Jerman terdapat tiga macam perguruan tinggi, yaitu Universität (Uni), Fachhochschule (FH), dan Berufsakademie. Setiap perguruan tinggi mempunyai tenaga pengajar dan fasilitas yang memadai seperti perpustakan, laboratorium komputer, kantin, arena olahraga, dan sebagainya. Mahasiswa bisa meminjam buku-buku dengan gratis di perpustakaan kampus , karena harga buku pelajaran di sini termasuk mahal. Perbedaan dari ketiga perguruan tinggi itu terletak pada jurusan yang diambil dan sistem pengajarannya. Mahasiswa jurusan sosial dan kedokteran banyak terdapat di universität dan jurusan teknik banyak terdapat di FH, tetapi di Uni juga terdapat jurusan teknik. Selain itu sistem pengajaran di FH lebih mengarah ke ilmu-ilmu praktik dan Uni lebih mengarah ke ilmu-ilmu teori. Sedangkan Berufsakademie lebih menjuru ke praktikum dan magang di perusahaan.

Lama studi untuk program S1 di Jerman biasanya sekitar 3-4 tahun. Tapi untuk jurusan kedokteran sekitar 6-7 tahun. Biaya pendidikan di Jerman berbeda-beda, untuk wilayah-wilayah bekas Jerman Timur sekitar 100-350€ dan Jerman Barat sekitar 400-700€ setiap semester. Biaya ini sudah termasuk biaya untuk tiket transportasi kota tersebut. Tetapi ada wilayah di Jerman yang memberikan keringanan. Contohnya di wilayah bagian Baden Württemberg, kota ini memberikan keringanan untuk mahasiswa yang mempunyai anak atau mempunyai lebih dari dua saudara kandung, maka biaya pendidikannya dibebaskan oleh pemerintah setempat.

Biaya hidup mahasiswa di Jerman sekitar 450-750€ atau sekitar Rp 5-9 juta per bulan. Ini biasanya sudah mencakup tempat tinggal, asuransi kesehatan, makan, dan biaya-biaya kecil lainnya. Biaya hidup ini tergantung kota tempat kita tinggal dan gaya hidup individu.

Kehidupan Mahasiswa di Jerman
Mahasiswa Indonesia yang kuliah di Jerman biasanya biaya sendiri. Selain kuliah, tidak sedikit dari mereka juga mencari pekerjaan sampingan. Banyak pekerjaan yang ditawarkan kepada mahasiswa terutama untuk liburan musim panas. Liburan yang biasanya berlangsung selama 2 bulan ini dimanfaatkan untuk mencari penghasilan tambahan. Besarnya pendapatan yang diperoleh sekitar 5-12€ per jam. Apabila saat liburan dimanfaatkan untuk bekerja maka mereka bisa mendapat penghasilan sekitar 1500-2500€. Pada saat liburan, selain bekerja mereka juga biasanya melakukan refreshing seperti liburan ke kota-kota di Jerman, atau memanfaatkan visa Schengen mereka untuk mengunjungi negara–negara lain di Eropa. Dengan visa Schengen mereka bisa bebas tanpa perlu membuat izin untuk mengunjungi negara-negara Uni Eropa. Mahasiswa Indonesia juga sering mengadakan pertemuan-pertemuan atau mengadakan pertandingan olahraga seperti sepak bola.

Informasi Beasiswa di Jerman
Biasanya perguruan tinggi di Jerman banyak menyediakan beasiswa. Seperti di tempat kuliah saya, misalnya. Saat saya memasuki semester pertama, banyak perusahaan yang menawarkan beasiswa untuk semester berikutnya sampai lulus. Besarnya beasiswa sekitar 2000€. Beasiswa ini diberikan untuk mahasiswa yang lulus seleksi dokumen dan memiliki nilai bagus di semester pertama.

Untuk informasi beasiswa bisa ditanyakan di kantor Dinas Pertukaran Akademi Jerman (DAAD) yang terletak di: DAAD Jakarta Office, Jl Jenderal Sudirman Kav. 61-62, Summitmas I, Lantai 19, Jakarta 12190. Telepon 021-5200870, 5252807. Faks 021-5252822. Email: infor@daadjkt.org This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it .

Oleh: Sitha Vastika Utami
Mahasiswa Tehnik Kimia di Hoch Schule Mannheim
Sumber
Ping your blog, website, or RSS feed for Free
Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel baru yang terbit di Blog Kabar Pendidikan

5 Komentar:

Anonymous said...

Apa aja syarat-syarat agar bisa kuliah di Jerman?
Kalau soal biaya pendidikan mahalan disana atau di indonesia? Thanks!

TheCloud903 said...

agan kuliah dimana...???
apa cuma universitas negeri aja yang ditawarin kuliah di jerman..???

ane minat banget kuliah dari beasiswa ke jerman...

hardian said...

wah gan ty atas inform nya...
bisa prepare dari sekarang nih...

Hasti Dwi Handayani said...

Kak, bisa bantu-bantu kami nggak?
yang pengen studi di Jerman.

thee tya said...

so awesome :)

 
Support : Majalah Pendidikan | INSPIRE Consulting | Gudang Makalah | Grosir Laptop
Copyright © 2011. Majalah Pendidikan - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger